Beri aku
waktu untuk mengungkapkan.
Mengungkapkan
segala rasa yang telah aku rasakan.
Selama
ini hingga detik ini.
Beri
kesempatan untuk menatap matanya,
Berdiri
disampingnya,menggenggam tangannya bersamaan
Aku
tak mampu raih cerita ini.
Aku
tuliskan cerita kita dalam lubuk hati.
Yang
tak pernah kau baca,bahkan
Tak
pernah mau kau dengar.
Ini
mirisnya,namun tetap aku lirihkan dalam setiap
bait ucap doaku...
Aku
yang pernah kau bangkitkan.
Aku
yang pernah kau beri rasa.
Saat
ku terjaga,hingga ku terlelap nanti.
Selama
itu aku akan selalu mengingatmu
Kapan
lagi ku tulis untukmu.
Tulisan-tulisan
indahku yang dulu.
Pernah
warnai dunia.
Puisi
terindahku hanya untukmu.
Mungkinkah
kau akan kembali lagi.
Menemaniku
menulis lagi ?
Kita
arungi bersama
Sepercik
api dan air.
Hangatpun
sampai saat ini,
Masih
belum bisa meredamkan,
Meredamkan
rasa dingin dihari ini.
Sampai
kapan ?
Segitu
dinginnya sikapmu :")
*note* : draft ini dikirimkan
untuk ku dari anisa lutfiana :) ,mungkin untuk sedikit mengenang masalalunya...
(from : anisa. namun
entah dia merangkai sendiri atau copas :) )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar